Tantangan kedua adalah membuat Chocolate Mousse Cake. Yang jadi hostnya adalah mbak Ema.
Pas terima resep langsung "jiper", bukan karena sulit bikinnya, tapi karena harga bahan-bahannya yang rada-rada "selangit" untuk ukuran di Indonesia. Maklum, sejak lebaran, kayaknya si bahan-bahan kue ini cenderung naik dan tampaknya gak ada rencana untuk turun.
Atas inisiatif Linda, maka kami member KBB yang di Bandung, sepakat untuk mebuatnya bareng-bareng, untuk menghemat bahan baku. Maka, berkumpul-lah kami bertiga, saya, Linda dan Yohana di dapurnya Yohana.
Yang pertama kami buat adalah alasnya, dari resep aslinya, dikatakan untuk loyang ukuran 26 cm, karena kami gak punya loyang ukuran segitu, dan rencananya akan dibuat dalam mika (karena bikinnya rame-rame
Ini deh hasil kue yang dipotong-potong.
Tekstur cakenya seperti yang kami bayangkan, manis dan seret
Udah gitu, mulai bikin moussenya. Karena konsumen kami bertiga adalah anak-anak kami sendiri, gak tega kalo pake telur mentah, jadi si kuning telur kami kocok di atas api biar yakin matang.
Bikin Moussenya juga nggak ada kesulitan, tapi kami memilih untuk mengganti putih telur dengan whipped cream, jadi hasilnya lembut dan gak gerindilan.
Tapi...pas dicicip...lho kok asin banget.....
Karena mousse harus dibiarkan selama 4 jam di kulkas, kami langsung bubar sambil membawa cake mousse setengah jadi untuk dilanjutkan dikerjakan di rumah masing-masing
Dan...inilah hasil akhirnya.....cantik kan?
yah...lumayan deh, rasa asinnya agak tersamar oleh whipped cream dan lapisan coklat di atasnya. Pada dasarnya....gak sulit ternyata bikin chocolate mousse cake ini...cuma emang rada mahal dikit